baru balik program…

salam,

ana baru balik dari daurah yang harakiah serta berbincang dengan ramai sisters berkenaan dengan pelbagai masalah dakwah. ALhamdulillah, hasil perbincangan yang ringkas, dan mendengar untaian ilmu dakwah yang menghidupkan dan bersemangat menyebabkan hati ini berkobar2 untuk berlari di medan dakwah.

Walaupun berada di dalam kelompok akhwat yang ramai, tidak semestinya biah itu tidak mempunyai kelemahan. Peserta terlalu ramai pada daurah itu menyebabkan kurang fokus kepada adik2 baru yang hadir. Perbincangan agak hambar kerana ramai peserta tidak dapat mendengar perbincangan yang ada. Walaupun sangat seronok melihat berkembanganya dakwah di bumi UK ireland ini, dengan penambahan anggota dakwah 2 kali ganda dari sebelumnya namun bile kita terlalu ramai, tidak terfokus kepada pembinaan setiap seorang dari peserta itu.

Itulah yang kita mahukan dari dakwah dan tarbiyah kita. Kita fokus, bukan meramaikan, walaupun manusia itu sukakan kepada bilangan yang ramai ( At-takathur:1)

Namun alhamdulillah, pengisian muntalaq benar2 mengetuk hati saya untuk terus berlari kencang dalam medan dakwah, tidak statik di dalam rumah atas alasan untuk belajar, kerana hakikatnya, hari2 bertemu dengan manusia yang tidak ingatkan saya pada Allah sangat2 melalaikan dan mengeringkan hati saya.

Benar hati ini perlu terus diberikan peringatan. Tidak cukup peringatan untuk memperbaiki diri sendiri, tapi peringatan untuk terus menerus bekerja di jalanNya insyallah..

Di bawah ini artikel berkenaan dengan Al-Quran..

_______________________________________________________________________

Benar kata-kaDari Abu Musa Al-Asyarit berkata, Rasulullah bersabda: “Perumpamaan orang mukmin yang membaca Al Quran bagaikan buah limau baunya harum dan rasanya lazat.

Dan perumpamaan orang mukmin yang tidak membaca Al Quran bagaikan kurma, rasanya lazat dan tidak berbau.

Dan perumpamaan orang munafik yang membaca Al Quran bagaikan buah raihanah yang baunya harum dan rasanya pahit, dan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Al Quran bagaikan buah hanzholah tidak berbau dan rasanya pahit.” Muttafaqun Alaihi.

Merupakan suatu kewajiban bagi seorang muslim untuk selalu berinteraksi aktif dengan Al Quran, dan menjadikannya sebagai sumber inspirasi, berfikir dan bertindak. Membaca Al Quran merupakan langkah pertama dalam berinteraksi dengannya, dan untuk menghairahkan serta menghidupkan kembali keghairahan kita dalam membaca Al Quran, kami sampaikan beberapa keutamaan membaca Al Quran sebagai berikut :

1. Manusia yang terbaik.
Dari Utsman bin Affan, dari Nabi bersabda : “Sebaik-baik kalian yaitu orang yang mempelajari Al Quran dan mengajarkannya. ” H.R. Bukhari.

2. Dikumpulkan bersama para Malaikat.
Dari Aisyah Radhiyallahu Anha berkata, Rasulullah bersabda : “Orang yang membaca Al Quran dan ia mahir dalam membacanya maka ia akan dikumpulkan bersama para Malaikat yang mulia lagi berbakti. Sedangkan orang yang membaca Al Quran dan ia tergagap gagap dan merasa berat (belum fasih) dalam membacanya, maka ia akan mendapat dua ganjaran.” Muttafaqun Alaihi.

3. Sebagai syafaat di Hari Kiamat.
Dari Abu Umamah Al Bahili t berkata, saya telah mendengar Rasulullah bersabda : “Bacalah Al Quran !, maka sesungguhnya ia akan datang pada Hari Kiamat sebagai syafaat bagi ahlinya (yaitu orang yang membaca, mempelajari dan mengamalkannya) .” H.R. Muslim.

4. Kenikmatan tiada tara
Dari Ibnu Umar dari Nabi bersabda : “Tidak boleh seorang menginginkan apa yang dimiliki orang lain kecuali dalam dua hal; (Pertama) seorang yang diberi oleh Allah kepandaian tentang Al Quran maka dia melaksanakannya sepanjang hari dan malam. Dan seorang yang diberi oleh Allah kekayaan harta maka dia infaqkan sepanjang hari dan malam.” Muttafaqun Alaihi

5. Ladang pahala.
Dari Abdullah bin Mas`ud t berkata, Rasulullah : “Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah (Al Quran) maka baginya satu kebaikan. Dan satu kebaikan akan dilipat gandakan dengan sepuluh kali lipat. Saya tidak mengatakan “Alif lam mim” itu satu huruf, tetapi “Alif” itu satu huruf, “Lam” itu satu huruf dan “Mim” itu satu huruf.” H.R. At Tirmidzi dan berkata : “Hadits hasan shahih”.

6. Kedua orang tuanya mendapatkan mahkota syurga
Dari Muadz bin Anas bahwa Rasulullah bersabda : “Barangsiapa yang membaca Al Quran dan mengamalkan apa yang terdapat di dalamnya, Allah akan mengenakan mahkota kepada kedua orangtuanya pada Hari Kiamat kelak. (Dimana) cahayanya lebih terang dari pada cahaya matahari di dunia. Maka kamu tidak akan menduga bahwa ganjaran itu disebabkan dengan amalan yang seperti ini. ” H.R. Abu Daud.

KEMBALI KEPADA AL QURAN

Sangat jelas bahwa kaum muslimin pada masa ini telah jauh dari Al Quran Al Karim yang merupakan petunjuknya dalam mengarungi bahtera kehidupannya (The Way of Life). Firman Allah :
Berkatalah Rasul:”Ya Rabbku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan al-Quran ini sesuatu yang tidak diacuhkan”. (QS. 25:30)

Dan mereka (para musuh Islam) berusaha keras untuk menjauhkan kaum muslimin secara persendirian maupun berkumpulan dari sumber utama kekuatannya yaitu Al Quran Al Karim. Sebagaimana yang telah dinyatakan oleh Al Quran Al Karim mengenai target rahsia mereka dalam memerangi kaum muslimin dalam firman-Nya : ‘Dan orang-orang yang kafir berkata:”Janganlah kamu mendengar dengan sungguh-sungguh akan al-Qur’an ini dan buatlah hiruk-pikuk terhadapnya, supaya kamu dapat mengalahkan (mereka). (QS. 41:26)’

Jal Daston selaku perdana menteri Inggeris mengatakan : “Selagi Al Quran masih di tangan umat Islam, Eropah tidak akan dapat mengusai negara-negara Timur.” (Lihat buku “Rencana Penghapusan Islam dan Pembantaian Kaum Muslimin di Abad Modern” oleh Nabil Bin Abdurrahman Al Mahisy / 13).
Jauhnya umat terhadap Al Quran Al Karim merupakan suatu masalah besar yang sangat fundamental dalam tubuh kaum muslimin.

Perkara untuk mengikut petunjuk Allah melalui kitab-Nya, bukan sekedar perbuatan sunnah atau suatu pilihan. Firman Allah : “Dan tidakkah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka.Dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, dengan kesesatan yang nyata.” (QS. 33:36)

Rasulullah bersabda :
“Sesungguhnya Allah mengangkat beberapa kaum dengan Kitab (Al Quran) ini dan menghinakan yang lain dengannya pula.” H.R. Muslim.
Karena itu jangan sampai kita mengikuti hawa nafsu mereka yang menyimpang dari garis yang tegas ini :
Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. (QS. 2:120)

Ringkasnya, ketika umat Islam telah jauh dari Kitabullah, maka musibah dan malapetaka serta segala jenis penyakit hati akan datang silih berganti, sebagaimana yang saat ini kita lihat sendiri berlaku secara jelas.

Kita berdoa kepada Allah , semoga Dia mengerakkan hati dan memudahkan langkah kita dan umat Islam lainnya untuk kembali kepada Kitabullah dan Sunnah Nabinya sehingga menjadi umat yang terbaik sebagaimana firman-Nya :
“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. (QS. 3:110

Advertisements

Author: Muharikah

Dr Aisyah Daie di JalanNya..

2 thoughts on “baru balik program…”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s