kenapa hati ini kaku?

Posted on Updated on

hati_sk.jpg

saya bukanlah orang yang terbaik memberi tazkirah. Orang yang dekat dengan saya sangat arif dengan saya dan kelemahan saya, tentunya kata-kata saya boleh dipersoalkan kerana banyaknya dosa-dosa yang masih berbekas dalam diri saya. Saya berkata ini bukan untuk membersihkan diri saya, apatah lagi mengatakan saya bagus, tapi itulah hakikatnya. Ada beberapa perkara yang saya rasa sangat sukar untuk dicabut dari dalam hati saya kerana hati saya masih asyik melakukannya…

Berkata seorang ulama;

Bagaimana akan dapat terangnya hati seseorang itu yang gambar dunia ini terlukis pada cermin hatinya? Atau bagaimanakah akan dapat menuju Allah padahal dia masih terikat dengan nafsu syahwatnya?Atau bagaimana akan dapat memasuki hadrat Allah taala padahal dia belum suci dari kelalaiannya( janabah)? Atau bagaimana dia berharap akan dapat mengerti rahsia-rahsia yang halus padahal dia belum bertaubat dari kekeliruannya?

rasanya kalau dapat baca text Arab tentu akan lebih faham apa yang penulis ini maksudkan..

katanya juga: Takkan mungkin berkumpul dua perkara yang berlawanan dalam satu tempat dan masa, mustahil akan terkumpulnya jahat dan baik, begitu juga mustahil akan terkumpul diam dan gerak, cahaya dan kegelapan. Demikian pula nur (cahaya) iman berlawanan dengan kegelapan akibat masih bersandar kepada sesuatu selain dari Allah. Demikian pula berjalan menuju Allah haruslah bebas dari belenggu hawa nafsu.

FirmanNya:

‘Bertaqwalah kepada Allah dan Allah akan mengajarkanmu ‘

Rasulullah sendiri bersabda:

‘Siapa yang mengamalkan apa yang telah diketahui maka Allah akan mewariskannya apa yang tidak diketahuinya’

Sahl bin Abdullah Atustary r.a berkata: kebaikan itu terhimpun dalam 4 pekara, dan dengan itu akan tercapai peringkat kewalian:

a) Lapar

b)Diam

c) Menyendiri

d) Bangun malam…

Innallaha ghafurun rahim.. sesungguhnya Allah penerima taubat dan penyanyang.. mungkin orang yang mendengar adalah lebih baik dari yang memberi…

Wallahualam..

Advertisements

5 thoughts on “kenapa hati ini kaku?

    sarah said:
    September 29, 2007 at 12:41 pm

    Assalamualaikum sahabatku..jangan risau. Kita manusia memang tak lari dari dosa. Sesungguhnya Rahmat Allah itu dekat dengan kita. Jangan berputus asa dengan RahmatNya 😉

    Selamat menghabiskan sisa-sisa ramadan….maaflah lama tak datang melawat bloh Aisyah ni…

    natrah said:
    October 3, 2007 at 6:53 pm

    “Takkan mungkin berkumpul dua perkara yang berlawanan dalam satu tempat dan masa, mustahil akan terkumpulnya jahat dan baik, begitu juga mustahil akan terkumpul diam dan gerak, cahaya dan kegelapan. Demikian pula nur (cahaya) iman berlawanan dengan kegelapan akibat masih bersandar kepada sesuatu selain dari Allah. Demikian pula berjalan menuju Allah haruslah bebas dari belenggu hawa nafsu.”

    salam kak aisyah…..suke dgn kata2 tu…. a very good reminder…..thx for sharing…=) ~

    emillia said:
    October 28, 2007 at 3:15 am

    assalamu’alaikum ukhti.. ana minta izin copy ukhti pny artikel n paste d blog ana..mohon d halalkan..terlalu byk manfaat yg ana peroleh dr blog ukhti..

    jazakillahu khoiron kathiro.. =)

    suriana said:
    December 6, 2007 at 1:19 pm

    salam. saya pn izin copy artikel..sangat menarik..diharapkan dapat berkongsi dengan logam2 di jepun.

    muharikah responded:
    December 6, 2007 at 5:58 pm

    wasalam suriana…. silakan…. nanti berilah link blog orang di jepun ya… =)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s