Uncategorized

memahami perasaan sendiri

salam,

sape ek korang yang selalu menjengok blog saya ni? saya rasa ada yang saya kenal, ada yang saya tak… anyway, terima kasih kerana sudi jengok blog saya yang entah apa2 ni kadang2. biasalah, bile kita dah menulis dalam web, kita bersedia untuk mendedahkan kepada dunia tentang diri kita dan apa yang ditulis.

sejak kebelakangan ini( or semenjak sebelum2 ni), saya menghadapi masalah untuk memahami hati saya sendiri.

‘Ma arafa rabbahu, arafa nafsahu’ ( hadis) – sesiapa yang kenal Tuhannya pasti akan kenal dirinya…
Nampak sangat saya belum kenal Allah lagi sebab saya tak mampu untuk mentafsir, menganalisa dan kadang2 memahami gerak hati saya sendiri….

saya sangat menyanyangi orang-orang yang memberi signifikasi dalam hidup saya. Keluarga, rakan2 serta guru2 yang banyak mengajar saya erti kehidupan di atas ardu Allah ini . Pada saya, hidup saya akan kosong tanpa mereka menceriakan suasana kehidupan saya di atas muka bumi ini.

Dulu sebelum kaki menjejakkan tanah UK ni, saya impikan perkara yang pelbagai. Kawan yang ramai, aktiviti yang rancak, pergaulan yang meluas, pengalaman tanpa sempadan. Namun rasanya, Allah lebih tahu setiap benda yang terbaik untuk kita. Tak semua yang kita mahu di dunia ini akan kita dapat, dan tak semestinya apa yang kita mahu kat dunia ini baik untuk diri kita.

Oleh kerana itu, aku memang tak sangka, aku datang ke bumi scotland ni, kawan orang putih/scottish/bangsa lain lebih ramai berbanding dengan kawan melayu sendiri. ( tu dulu tahun pertama). pernah aku tak bertutur bahasa melayu selama seminggu, and terus gagap nak cakap balik….

Tapi Alhamdulillah, lepas join badan tarbiyah di sini, ikut usrah, ikut gathering, jumpa ramai orang, baru aku rasa nikmatnya ramai kawan. Bestnya bergaul dengan ramai manusia, mengenali pelbagai jenis dan perangai serta hati manusia. Aku jatuh cinta kepada mereka kerana kebanyakannya mahu mengejar dan memahami Islam sepertiku. Aku menyanyangi mereka kerana kami semua sama2 ikut serta memikul beban dakwah ini, bersatu hati untuk memastikan bahawa dakwah dan tarbiyah hidup subur di bumi UK ni.

ada di antara mereka tiada langsung kaitan denganku, tapi mereka menyanyangiku seperti adik dan kaka mereka sendiri…

Aku bersyukur, kerana Allah kurniakan aku , sahabat2 yang memahami diriku sepanjang perjalanan ini….

sapalah kita kalau takde kawan yang membimbing. Aku cukup jeles bila melihat teman2 di tempat lain bergambar beramai2. kerana aku takde kawan seramai itu di tempat aku.
Aku cukup jeles kadang2 kerana mereka tidak memerlukan sahabat di tempat lain, malah hati merka tabah melalui hari-hari yang berlalu di dalam pelajaran mereka, tanpa tekanan dan kesunyian, cuma ada memori kegembiraan yang sentiasa mewarnai hari-hari ceria mereka. Mereka tidak perlukan sesiap a lagi. mereka ada rakan2 di keliling mereka…

dan aku? aku mmg ada rakan.. cume tak seperi mereka dan tak seramai mereka… alhamdulillah walaupun ada kurang dari 5 UG di tempat aku, aku bersyukur sekurang2nya mereka ada..cume aku masih mencari dan cuba memahami diriku…

bagaimana perlu aku menguatkan hatiku ini! supaya tak rasa depress, kesunyian dan kebosanan saban waktu.

Kadang2 aku sangat menyayangi sahabatku sehingga aku sangat terasa jika meerka jarang menghubungi aku atau menunjukkan kasih mereka padaku. hurrm…. nasib orang jauh…cepatnya terasa… tapi aku rasa, proses menguatkan hati ini bukanlah proses yang boleh dijalankan sekelip mata. Lain orang lain ujiannya.dan aku pasti ujian aku adalah ujian untuk selalu memperbaiki hati aku, agar tak selalu mudah cair dan menangis….

Bukan mudah untuk hidup sendiri. merasa kebal sendiri. Tentu kita akan teringat orang yang kita kasih dan sayang. Jika yang ktia sayang sendiri berasa rimas dengan kita, kita tak boleh nk buat apa. kita kene telan segala kepahitan yang ada dan cuba mencari alternatif yang ada untuk menanggung beban di dada kita ini.

padaku, ini menunjukkan betapa jauhnya hubunganku dengan Allah dan betapa panjangnya lagi jalan untuk aku menuju kepadanya…

wallahualam

7 thoughts on “memahami perasaan sendiri

  1. 😉

    Allahu ghayatuna
    dusturunal Quran
    ar rasul qudwatuna
    al jihadu sabiluna
    …al amalulillahi syiaruna!

  2. faham sgt2 dgn perasaan awk..time saye dtg moscow awal2 dulu pn mcm ni jgk,3 org je pempuan batch nadia..tak rapat lansung ngn senior time tu,kecuali k.erina..pilu jiwa raga sungguh..sbb semua kwn2 kt intec dulu dihantar ke Volgograd..berbulan2 jugak kesepian.. semestinya awak lebih lg kan?xpela aisyah,sbnrnye bjauhan dgn kwn2 lbh mengajar kite utk menghargai persahabatan..there’s a saying says we’ll never miss and appreciate the water until its gone..=) sabar banyak2 ye aisyah..diorg pn mesti rindu sgt2 dgn awk jgk,cuma mungkin tak terucap oleh kata,or tidak terzahir dgn perbuatan..+ve aje..=)

  3. jazakillah sofy… a reminder for me…

    nadiah: betulla ….biasalah jadi perempuan..salu bermain2 perasaan…but i guess kita kene kuat sendirikan? kalu tak syaitan dan nafsu akan kalahkan kita… =P
    ala kulli hal, i know i still have my adik in moscow if i need anything.. 😡

  4. Banyak orang yang bertanya, mengapa dalam mempelajari Agama mesti harus mengenal Rasa ? Memang kalau hanya sampai pada tingkat Syariat, bab rasa tidak pernah dibicarakan atau disinggung. Tetapi pada tingkat Tarekat keatas bab rasa ini mulai disinggung. Karena bila belajar ilmu Agama itu berarti mulai mengenal siapa Sang Percipta itu.
    Karena ALLAH maha GHOIB maka dalam mengenal hal GHOIB kita wajib mengaji rasa.
    Jadi jelas berbeda dengan tingkat syariat yang memang mengaji telinga dan mulut saja.Dan mereka hanya yakin akan hasil kerja panca inderanya.Bukan Batin!
    Bab rasa dapat dibagi dalam beberapa golongan .Yaitu : RASA TUNGGAL, SEJATINYA RASA, RASA SEJATI, RASA TUNGGAL JATI.
    Mengaji Rasa sangat diperlukan dalam mengenal GHOIB.Karena hanya dengan mengaji rasa yang dimiliki oleh batin itulah maka kita akan mengenal dalam arti yang sebenarnya,apa itu GHOIB.
    1. RASA TUNGGAL
    Yang empunya Rasa Tunggal ini ialah jasad/jasmani. Yaitu rasa lelah, lemah dan capai. Kalau Rasa lapar dan haus itu bukan milik jasmani melainkan milik nafsu.
    Mengapa jasmani memiliki rasa Tunggal ini. Karena sesungguhnya dalam jasmani/jasad ada penguasanya/penunggunya. Orang tentu mengenal nama QODHAM atau ALIF LAM ALIF. Itulah sebabnya maka didalam AL QUR’AN, ALLAH memerintahkan agar kita mau merawat jasad/jasmani. Kalau perlu, kita harus menanyakan kepada orang yang ahli/mengerti. Selain merawatnya agar tidak terkena penyakit jasmani, kita pun harus merawatnya agar tidak menjadi korban karena ulah hawa nafsu maka jasad kedinginan, kepanasan ataupun masuk angin.
    Bila soal-soal ini kita perhatikan dengan sungguh-sungguh, niscaya jasad kita juga tahu terima kasih. Kalau dia kita perlakukan dengan baik, maka kebaikan kita pun akan dibalas dengan kebaikan pula. Karena sesungguhnya jasad itu pakaian sementara untuk hidup sementara dialam fana ini. Kalau selama hidup jasad kita rawat dengan sungguh-sungguh (kita bersihkan 2 x sehari/mandi, sebelum puasa keramas, sebelum sholat berwudhu dulu, dan tidak menjadi korban hawa nafsu, serta kita lindungi dari pengaruh alam), maka dikala hendak mati jasad yang sudah suci itu pasti akan mau diajak bersama-sama kembali keasal, untuk kembali ke sang pencipta. Seperti halnya kita bersama-sama pada waktu dating/lahir kealam fana ini. Mati yang demikian dinamakan mati Tilem (tidur) atau mati sempurna. Pandangan yang kita lakukan malah sebaliknya. Mati dengan meninggalkan jasad. Kalau jasad sampai dikubur, maka QODHAM atau ALIF LAM ALIF, akan mengalami siksa kubur. Dan kelak dihari kiamat akan dibangkitkan.
    Dalam mencari nafkah baik lahir maupun batin, jangan mengabaikan jasad. Jangan melupakan waktu istirahat. Sebab itu ALLAH ciptakan waktu 24 jam (8 jam untuk mencari nafkah, 8 jam untuk beribadah, dan 8 jam untuk beristirahat). Juga dalam hal berpuasa, jangan sampai mengabaikan jasad. Sebab itu ALLAH tidak suka yang berlebih-lebihan. Karena yang suka berlebih-lebihan itu adalah Dzad (angan-angan). Karena dzad mempunyai sifat selalu tidak merasa puas.
    2. SEJATINYA RASA
    Apapun yang datangnya dari luar tubuh dan menimbulkan adanya rasa, maka rasa itu dinamakan sejatinya rasa. Jadi sejatinya rasa adalah milik panca indera:
    1. MATA : Senang karena mata dapat melihat sesuatu yang indah atau tidak senang bila mata melihat hal-hal yang tidak pada tenpatnya.
    2. TELINGA : Senang karena mendengar suara yang merdu atau tidak senang mendengar isu atau fitnahan orang.
    3. HIDUNG : Senang mencium bebauan wangi/harum atau tidak senang mencium bebauan yang busuk.
    4. KULIT : Senang kalau bersinggungan dengan orang yang disayang atau tidak senang bersunggungan dengan orang yang nerpenyakitan.
    5. LIDAH : Senang makan atau minum yang enak-enak atau tidak senang memakan makanan yang busuk.
    3. RASA SEJATI
    Rasa sejati akan timbul bila terdapat rangsangan dari luar, dan dari tubuh kita akan mengeluarkan sesuatu. Pada waktu keluarnya sesuatu dari tubuh kita itu, maka timbul Rasa Sejati. Untuk jelasnya lagi Rasa Sejati timbul pada waktu klimaks/pada waktu melakukan hubungan seksual.
    Apa yg tertera di astas semata2 untuk memberi sedikit tambahan ilmu tentang perasaan.

  5. Greetings! This is my first visit to your blog! We are a team of volunteers and starting a new project
    in a community in the same niche. Your blog provided us valuable information to work on.
    You have done a wonderful job!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s