Antara cita-cita dan harapan

Posted on

Antara cita-cita dan harapan… hurm….. lagu terbaru dari mestica kalau tak silap…

cita2 dan harapan…

kepada sape diri kita salu berharap?
kita salu sangat berharap pada manusia walaupun hati kite menidakkan
kite berharap dalam keadaan kita tak sedar dan alpa….

sedangkan pada Allah apa yang ada di langit dan bumi….(79:27-33)
mengapa kita perlu berharap pada manusia atau makhluknya yang lain?
Hakikatnya manusia berharap dalam dia memberi..
bercita-cita dalam berusaha…

Bukankah ikhlas itu adalah mengharapkan hanya redhaNya?
Bukankah ehsan itu mengharap dia mengira segala amalan kita hanya sebagai pahala di sisiNya?

Hakikatnya manusia itu selalu berharap…
pada pemberiannya yang tidak seberapa pada manusia
pada nilaian bumi yang kecil berbanding dengan apa yng ada di langit
pada penghargaan, cinta dan harta benda manusia di atas penghargaan, cinta dan rezeki dari Pencipta…

Mengapa dalam keperluan kita yang amat kepadaNya,
kita mengharapkan manusia untuk memenuhi kekosongan yang ada di dalam jiwa?
mengapa menanam, menyuburkan serta menyirami hati dengan cinta pada manusia,
sedangkan di dalam hati ni kosong dari cinta pada Ilahi?

mengapa?

persoalan yang aku sendiri perlu menjawab dengan perbuatan…

teringat pengisian usrah yang dahulu dapat bersama dengan makcik, antara tanda-tanda kita cintakan sesuatu itu adalah dengan
1)salu berharap(21:90)
2) selalu berzikir(mengingati)(8:2)
3) salu redha-tak kisah pun dia buat apa2 walaupun salah(9:61)
4) salu takut(akan kehilangan orang itu)
5) salu taat- buat apa je orang tu suruh (4:80) dan salu dekat dengan orang itu…

sedih jika kita dapat buat semua benda itu pada manusia tetapi tidak pada Allah…

sedangkan cinta pada Allah itulah yang membawa kepada ubudiyah kepadaNya 2:21. malah kecintaan yang seterusnya pula harus pada Rasul dan Islam, kecintaan yang membawa kepada perasaan sanggup berkorban apa sahaja untuk Din ini dan rasulNya…

seterusnya itu pula pada orang beriman, perasaan cinta yang membawa kepada rindu dan rindu ini wujud dalam rangka mendapatkan rahmat dari Allah swt. Rindu sebagai bukti cinta dan kasih.. dalam quran ada sebut ttg kecintaan orang2 yang beriman ini 48:29, 5: 54-56.
Inilah cinta yang sepatutnya kita bina dalam diri kita, kecintaan kepada perkara2 lain hanyalah kecintaan kita dalam melakukan ubudiyah kepada Allah….

Patutlah, sering hati ini dahagakan cinta, dahagakan kasih sayang, sedangkan Allah hanya berada di antara urat saraf kita 8:24, bersedia membasahi hati ni dengan cintaNya yang agung…

Oleh itu diri, janganlah sekali2 engkau terlalai….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s